Anak-anak gadis kuliahan berunjuk rasa tentang mahalnya biaya lamaran pernikahan yang semakin tahun semakin meningkat bahkan mungkin hanya karena tak mampu memberikan mas kawin para laki-laki engan untuk menikahi kekasihnya dan mungkin malah melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya.
Mungkin hanya karena hal yang sedemikian itu menjadikan para laki-laki untuk berbacaran berlama-lamaan dan sulit untuk diajak membina rumah tangga. Bahkan hingga mungkin banyak kejadian-kejadian yang seharusnya dilakukan ketika mereka sudah membina rumah tangga. Alhasil ketika laki-laki dituntut untuk bertanggung jawab mereka mengelak dan malah mungkin berprilaku kasar kepada kekasihnya.
Hanya karna tak mampu memberikan mas kawin kepada pasangannya para lelaki yang seharusnya bertanggung jawab terhadap apa yang telah mereka berdua perbuat menjadi masalah yang lebih serius hingga mungkin sampai ketingkat penganiyayaan ataupun kekerasan fisik pada wanita.
Dilain masalah itu pula para wanita bisa saja mempunyai resiko gagal menikah dan menjadi per4wan tua. Mungkin hal itulah yang sangat ditakuti oleh para kaum hawa, yaitu tentang status sosial mereka yang akan membuat resah masa hidupnya selamanya.
Dan pesan untuk para lelaki adalah bertindak baiklah dan berprilaku jentel man ketika anda memang menyukai seorang gadis pujaan anda dan jagalah kehormatannya hingga kalian mampu membawanya ke atas pelaminan yang bahtera, jangan pernah menodai perasaan lahir batin seorang wanita karena seorang wanita adalah salah satu mahluk allah yang menciptakan mu (para lelaki) .
Karna sebenarnya wanita adalah seorang yang harus disayangi dan dijaga dengan sepenuh hati perlakukan lah seorang wanita seperti ibumu memperlakukanmu dimasa hidupmu.
Artikel ini dibuat hanya untuk sebagai renungan untuk para kaum adam karena mimin sendiri juga merupakan kaum hawa yang tentunya juga mungkin akan resah jika membayang kan status sosial yang tidak jelas hingga masa tua nanti.
Jika berkenan tinggalkan beberapa tanggapan pada kolom komentar yang mungkin bisa berguna bagi para pembaca lain yang budiman.

