Bermanja - manjaan ALA USTADZ YUSUF MANSYUR

Bermanja-manjaan seperti ala ustadz yusuf mansur bukanlah sesuatu yang haram dalam syariah islam, namun tentu saja mempunyai syarat-syarat dan batasan batasan dimana seseorang harus berprilaku sedemikian.




Bahkan seorang ustadz ataupun para nabi tetaplah hanya seorang hamba allah yang diberikan hawa nafsu dan pikiran, sehingga tak hayal pula jika seorang manusia pasti memiliki rasa kasih sayang terhadap pasangannya.

Bermanja-manjaan ala ustadz yusuf mansur juga mempunyai hukum (peraturan) dan syariat yang tentunya tidak dilarang oleh islam.

■  bermesraan dengan suami / istri
Jika anda bermesraan dengan pasangan yang syah maka dalam syariat islam membolehkan hingga sampai ke batasan-batasan tak tentu. Maka ketika anda sudah menikah tak akan ada halangan suatu apapun dalam bercengkrama.

■ pacaran
Sebenarnya islam melarang seseorang untuk berpacaran akan tetapi jika di mengerti dan disadari serta mematuhi batasan-batasan syariah islam sebenarnya islam juga masih mentolerisasi  namun dengan batasan-batasan yang terlalu dibatasi. Namun ketika batasan itu dilanggar maka islam menjadikannya haram untuk dilakukan.

■ Bermanja-manjaan dengan sodara kandung
Sebagai insan yang beranak maka manusia tak luput dari yang namanya soudara maka dari itu ketika bermanja-manjaan dengan soudara dengan inti dari kasih sayang tanpa adanya hawa nafsu maka islam masih memberi kebaikan dalam bersoudara.

■ sewajarnya dalam berteman
Islam menganjurkan umatnya untuk mencari dan memiliki teman yang tak terhingga. Bahkan Nabi Muhamad rosullalahpun masih menganggap soudara kepada pamannya yang begitu membencinya dalam seumur hidupnya.
Baca juga; Kesalahan -kesalahan OrangTua dalam mendidik anak
Itu adalah sedikit penjelasan yang mungkin bisa memberikan pencerahan bahwa umat islam juga bisa Bermanja-manjaan namun dalam batasan-batasan tertentu sesuai dengan status yang disandangnya.